Alhamdulillah Padoeka diberi kesempatan membaca buku bagus lagi neh
Adalah Pak miet Soegiarso yang berkenan meminjamkan buku Sintong Panjaitan, Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando. Buku yang sudah lama ingin Padoeka baca. Apalagi sempat jadi kontroversi dan komentar dimana isinya menyangkut nama Wiranto dan Prabowo Subianto yang saat peluncuran uku ini mencalonkan diri menjadi capres.
Buku memoar yang ditulis ole Hendro Subroto, wartawan perang TVRI, yang malang melintang meliput perang di dalam negeri maupun di luar negeri seperti perang Vietnam dan Teluk. Memoar yang memuat perjalanan seorang prajurit tempur sangat jarang ditemui di Indonesia, begitu menurut rekan Hendro, yang akhirnya menginspirasi untuk membuat memoar Sintong Panjaitan ini.
Sintong Panjaitan adalah sosok prajurit yang sepertinya ditakdirkan untuk hampir seluruh pengabdian di militer untuk pasukan komando. Dari mulai lulusan dari AMN dengan pangkat Letnan Dua dan menjabat menjadi komandan peleton sampai menjadi Komanda Kopassus dijalaninya. Dengan pangkat terakhir Letnan Jendral dengan jabatan terakhir sebagai Penasehat Presiden Bidang Pertahanan dan keamanan era Presiden BJ Habibie.
Tak kurang 17 operasi militer dari mulai operasi kilat pemberantasan pemberontakan Kahar Muzzakar di Sulawesi, penumpasan G30S/PKI di Jakarta dan Jawa Tengah, operasi kemanusiaan di tanah Irian Barat, sampai penyelamatan penyanderaan pesawat Garuda Woyla di Thailand dijalaninya. Dan hampir kebetulan pula sang penulis berada pada operasi tersebut.
Saat-saat peristiwa Insiden Dili 12 November 1991 digambarkan dengan sangat gamblang oleh Hendro Subroto. Dimana peristiwa ini sangat menyita perhatian mata dunia. Dan peristiwa ini pula yang mengakhiri karir struktural Sintong di dunia militer sebagai Pangdam Udayana.
Buku ini dibuka dengan drama yang terjadi mengenai pencopotan jabatan Pangkostrad Letjen Prabwo Subianto, keanehan yang terjadi seputar bulan Mei 1998 serta peran serta Jendral Wiranto pada beberapa peristiwa penting saat lengsernya Presiden Soeharto.
Di buku ini juga banyak menyebutkan banyak nama populer di dunia militer nusantara selain kedua nama jendral di atas seperti Feisal Tanjung, Wismoyo Arismunandar, Luhut Panjaitan, Subagyo HS, Sutiyoso, AM Hendropriyono, Muchdi PR dan banyak lagi yang pernah secara lansung maupun tidak langsung terlibat dalam operasi dengan Sintong Panjaitan.
Buku ini cukup layak untuk dijadikan koleksi bagi anda penggemar militer dan sejarah TNI. Bisa menambah khazanah pengetahuan. Anda bisa mnedapatkannya di toko-toko buku seperti Gramedia, Gunung Agung ataupun toko buku lainnya. Bisa juga pesan melalui toko buku online, misalnya bukukita . Anda tidak perlu repot-repot datang, tinggal pesan dan transfer pembayaran anda. Toko buku online bukukita akan mengirimkan ke rumah anda.
Filed under: Baca buku | Tagged: bukukita, Hendro Subroto, Kopassus, Perjalanan Seoran Prajurit Para Komando, Sintong Panjaitan | Leave a Comment »